10/random/ticker-posts

Pengertian muamalah

 
Pengertian muamalah - Muamalah dalam kamus bahasa Indonesia artinya hal-hal yang termasuk urusan kemasyarakatan (pergaulan, perdata, dsb). Sementara dalam fikih Islam berarti tukar-menukar barang atau sesuatu yang memberi manfaat dengan cara yang ditempuhnya, seperti jual beli, sewa menyewa, upah mengupah, pinjam meminjam, urusan bercocok tanam, berserikat, dan usaha lainnya. Dalam melakukan transaksi ekonomi, seperti jual beli, sewa menyewa, utang piutang, dan pinjam meminjam, Islam melarang beberapa hal diantaranya sebagai berikut;
1. Tidak boleh menggunakan cara-cara batil.
2. Tidak boleh melakukan kegiatan riba.
3. Tidak boleh dengan cara-cara zalim.
4. Tidak boleh mempermainan takaran, timbangan, kualitas, dan kehalalan.
5. Tidak boleh dengan cara spekulasi/berjudi.
6. Tidak boleh melakukan transaksi jual beli barang haram.
 
Dalam setiap transaksi ada beberapa prinsip dasar yang ditetapkan syara' yang harus diperhatikan yaitu sebagai berikut,
1. Transaksi ekonomi yang ada di masyarakat harus selalu sejalan dengan syariat Islam. Kegiatan ekonomi yang tidak sejalan dengan syariat Islam dikategorikan sebagai transaksi ekonomi batil dan tidak boleh berkembang di tengah-tengah masyarakat. Kesesuaian transaksi ekonomi dengan hukum syariat mencakup barang yang ditransaksikan, orang yang bertransaksi, dan akad transaksi.
2. Seluruh transaksi ekonomi harus ditujukan untuk sebesar-besar kemakmuran masyarakat, bukan ditujukan untuk kemakmuran sekelompok atau individu tertentu di tengah-tengah masyarakat. Allah swt. berfirman, yang artinya: "Supaya harta tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya di antara kalian". (QS. Al Hasyr : 7).
3. Transaksi ekonomi harus berlandaskan prinsip keikhlasan dan suka sama suka. Tidak boleh ada pemaksaan, penganiayaan, dan penipuan dalam transaksi ekonomi Islam.

Posting Komentar

0 Komentar